Selamat Jalan, Maestro…

Nama Bubi Chen sudah tidak asing ditelinga saya. Sejak kecil saya sering mendengar namanya.

Tetapi baru sekitar 2-3 tahun ini saya bisa mendengarkan sebagian karya beliau.
Saat itu saya sadar bahwa Indonesia mempunyai musisi jazz kelas dunia. 
Sayang sekali apresiasi musik Jazz di Indonesia tidak begitu luas.
Saya sendiri hanyalah seorang casual listener Jazz; tetapi seseorang tidak perlu menjadi expert untuk bisa mengagumi karya beliau.
Kecepatan dan skill piano beliau bisa dikatakan setara dengan musisi-musisi Jazz di negara barat.
Saya sangat beruntung bisa mendengarkan performance terakhir beliau, sekitar 3 bulan lalu di Surabaya.
Saat itu ada yang bertanya kepada beliau, “How are you Om Bubi?” Dengan tersenyum beliau berkata, “Staying alive.”
RIP, Om Bubi. Indonesia telah kehilangan seorang maestro. Semoga musik Jazz di Indonesia tetap eksis dan tidak semakin terpuruk.
You may not be with us anymore; but your music will, like you said, stay alive.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s